13 April 2019

Pengalaman Traveling Mendaki Kawah Letusan Gunung Galunggung Tasikmalaya

Sebenarnya pada traveling kali ini, awalnya tujuan saya mau ke Pantai Pangandaran. namun tiba-tiba terbersit ide untuk menuju ke kawasan wisata Gunung Galunggung.

Sekitar pukul 8 pagi tanggal 31 Maret 2019 saya melakukan perjalanan menuju Gunung Galunggung dengan titik awal dari Pasar Sindangkasih Ciamis Jawa Barat.
 Ini merupakan perjalanan saya untuk pertama kalinya dan tanpa penunjuk jalan, hanya mengandalkan aplikasi Google Maps yang ada di Handphone Android saya saja. saya menggunakan kendaraan Sepeda Motor Matic dengan membawa serta istri dan dua anak balita.

Untuk Detil peta dan rute tercepat dari Pasar Sindangkasih Ciamis Jawa Barat menuju ke Gunung Galunggung seperti di bawah ini, yang juga bisa anda buka secara Real Time dari Aplikasi Google Maps di Handphone Android anda.

Selama perjalanan menggunakan Sepeda Motor Matic Honda Scoopy dengan rute Pasar Sindangkasih Ciamis Jawa Barat menuju Gunung Galunggung dengan jarak tempuh 26 KM estimasi waktu 1 jam dan memang kurang lebihnya seperti itu, saya tidak mengalami kendala apapun dan lancar. tidak macet, jalan beraspal mulus serta pemandangan sepanjang jalan juga bagus. udara masih sangat sejuk. saya juga sempat lewat di depan Stasiun Kereta Api Indihiang Tasikmalaya.
Saya memacu Sepeda Motor dengan santai saja sembari menikmati suasana di perjalanan yang memang baru saya lewati. bahkan saya sempat berhenti sejenak di kawasan Jalan Cisinga untuk mengambil foto Gunung Galunggung yang sudah nampak.

 Perjalanan perlahan mulai mendaki ketika sudah memasuki Jalan utama menuju Obyek Wisata Galunggung. namun kondisi jalan masih sangat bagus namun lebih sempit.
Memasuki Pos Pertama kawasan Wisata Gunung Galunggung saya hanya di kenakan biaya masuk Rp.20.000 dan sepertinya biaya hanya perkendaraan bukan perorang. pada Pos Pertama ini, jika anda mengambil arah lurus maka akan menuju ke Puncak Kawah Gunung Galunggung namun jika belok ke kanan akan menuju ke Kawasan Wisata Pemandian Cipanas. saat itu saya mengambil arah lurus sampai di Pos Kedua.
Di Pos Kedua menuju Puncak Kawah Gunung Galunggung saya di kenakan tiket masuk perorang Rp.10.000 dan anak-anak balita tidak di kenakan tiket masuk atau gratis.
Dari Pos Pertama menuju Pos Ketiga menuju Puncak Kawah Gunung Galunggung perjalanan semakin mendaki namun beraspal agak kasar. dari Pos Pertama sampai Pos Ketiga atau Pos Terakhir menuju Puncak Kawah Gunung Galunggung jalan sudah aspal dan bisa di lewati Kendaraan Sepeda Motor maupun Mobil.

Dari Pos Kedua menuju Pos Ketiga menuju Puncak Kawah Gunung Galunggung, sepeda motor saya sempat kehilangan tenaga dan mengeluarkan bau gosong yang berasal dari Vanbelt karena beban terlalu berat dan jalan terlalu mendaki, sehingga saya instruksikan kepada istri dan dua anak balita saya untuk turun dan berjalan kaki sementara saya menuntun motor dengan kondisi mesin tetap menyala. saat itu yang saya khawatirkan hanya Ban Bocor atau Vanbelt putus. bakal repot karena tidak ada bengkel. namun alhamdulillah saya dan keluarga bisa sampai di Pos Ketiga dengan kondisi selamat.
Di Pos Ketiga menuju Puncak Kawah Gunung Galunggung ini saya tidak di kenakan biaya lagi. hanya bayar parkir motor Rp.2000 kondisi Pos Ketiga sangat indah, karena berada di atas ketinggian dan ini adalah Pos Terakhir. ada fasilitas parkir, musholla, toilet serta warung makan dan warung yang menjual aneka souvenir.
Titik akhir pendakian menuju Kawah Gunung Galunggung berawal dari sini. para pendaki harus melewati 620 anak tangga yang tentunya butuh semangat untuk bisa mencapai pucak.
Pada gerbang tangga menuju Kawah Gunung Galunggung, terpampang beberapa foto keindahan Kawah Gunung Galunggung serta spot yang instagramable untuk berfoto.
Melewati 620 anak tangga menuju Puncak Kawah Gunung Galunggung saya beberapa kali melakukan istirahat dengan duduk-duduk di tangga untuk mengumpulkan semangat dan energi. keringat bercucuran dan saya fikir, ini adalah olahraga yang luar biasa.
Semakin menuju Puncak Kawah Gunung Galunggung pemandangan alam semakin indah. tampak hamparan Kota Tasikmalaya dari ketinggian.
Akhirnya saya bisa mencapai Puncak Kawah Gunung Galunggung. luar biasa pemandangan begitu indah. meskipun saat itu jam menunjukkan pukul 12 siang, udara di atas Puncak Kawah Gunung Galunggung tetap sejuk dan dingin. matahari tidak menembus daratan karena terhalang awan. ada kejadian yang cukup lucu di mana saya merasa pusing karena kehabisan energi dan kurang cairan. saat tiba di Puncak Kawah Gunung Galunggung saya langsung meneguk 2 botol Pocari Sweet dingin yang saya beli di warung Puncak Kawah Galunggung. dan sangat efektif. setelah menghabiskan 2 botol Pocari Sweet, pusing kepala saya menjadi hilang. ternyata di atas Puncak Kawah Gunung Galunggung ada tenda tempat jualan aneka makanan dan minuman. jadi kalau mendaki gak usah bawa makanan dan minuman, beli aja di atas Puncak Kawah Gunung Galunggung. tapi tetap harus jaga kebersihan ya. terutama sampah plastik.
 Di atas Puncak Kawah Gunung Galunggung banyak sekali lokasi indah yang bisa anda manfaatkan untuk berfoto. beberapa spot berfoto memang sudah di sediakan untuk para pengunjung Puncak Kawah Galunggung.
Gunung Galunggung adalah Gunung Berapi di indonesia dan memiliki ketinggian sekitar 2.167 MDPL atau Meter Di ats Permukaan Laut. berdasarkan Google Maps pada koordinat Kawah Gunung Galunggung berjarak sekitar 17 KM dari pusat Kota Tasikmalaya.

Pada kawasan Gunung Galunggung selain anda bisa menikmati keindahan Puncak Kawah Gunung Galunggung, tersedia juga beberapa wisata seperti Camping Ground dan WanaWisata atau Wisata Hutan dengan areal seluas 120 Hektare. area wisata lainnya berupa pemandian air panas (Cipanas) lengkap dengan fasilitas kolam renang, kamar mandi dan bak rendam air panas dengan luas 3 Hektare.
 Sayangnya waktu itu saya tidak menuju ke dasar Kawah Gunung Galunggung atau di Danau Air Belerang. karena saya tidak terlalu banyak mengumpulkan informasi saat akan menuju ke Kawasan Wisata Puncak Galunggung. berdasarkan catatan dari salah satu Travel Blogger, di dekat Danau Air Belerang atau di dasar Kawah Gunung Galunggung ada sebuah Musholla kecil yang cukup misterius.

Baca : Ternyata Ada Musholla Di Dasar Kawah Gunung Galunggung

Namun artikel tersebut di atas di posting pada tahun 2013

Karena saya temukan lagi catatan bahwa akibat longsor, Musholla di dasar Kawah Gunung Galunggung tertimbun longsoran.

Baca : Gunung Galunggung Longsor Menimbun Mushola di Dasar Kawah

Catatan tersebut di posting pada September 2017. dan saya belum mendapatkan informasi lagi apakah keberadaan Mushola di dasar Kawah Gunung Galunggung masih ada atau tidak.
Penglaman traveling pada wisata kali ini menuju Puncak Kawah Gunung Galunggung memberikan pengalaman yang sangat luar biasa sekali bagi saya. dan kapan-kapan saya ingin kembali lagi menuju Kawah Gunung Galunggung yang tidak terlalu jauh dari Kota Tasikmalaya.

Travel Blogger Indonesia


EmoticonEmoticon