2 Agustus 2019

Inilah 5 Tips Aman Menghadapi Gempa Bumi Saat Menginap Di Hotel Bagi Para Traveler

Saat saya menulis Artikel ini, baru saja Masyarakat di kejutkan oleh adanya Gempa Bumi yang cukup kuat dengan magnitudo 7.4 SR dengan Pusat gempa bumi di Sumur Banten berada di titik koordinat 7.54 LS (Lintang Selatan), 104.58 BT (Bujur Timur).

Baca : Gempa Bumi 7.4 SR Guncang Sumur Banten Malam ini Tanggal 02 Agustus 2019 Pada Pukul 19.30 WIB

Yuk kita lihat kembali pada Bencana Alam Gempa Bumi di Kota Palu Sulawesi Tengah, pada saat terjadi Gempa Bumi ada salah satu Hotel di Kota Palu yaitu Hotel Roa-Roa yang juga rusak dan terdapat korban jiwa yang tidak sedikit.

Baca : Kesaksian Tamu Hotel Roa-Roa Saat Guncangan Gempa Palu

Hotel Roa-Roa Kota Palu memiliki total 80 kamar dan bertingkat sebanyak 8 lantai. bayangkan saat terjadi bencana alam Gempa Bumi Anda sedang tertidur di Kamar Hotel di lantai tertinggi. apa yang akan terjadi, kemana Anda akan berlari dan bagaimana kacaunya Lift serta tangga darurat saat itu.

Pada artikel kali ini, saya akan berbagi Tips Aman Menghadapi Gempa Saat Menginap Di Hotel Bagi Para Traveler berdasarkan pengalaman, pemahaman serta pemikiran Saya pribadi dan hanya sekedar berbagi saja, jika bermanfaat silahkan di ikuti namun jika di rasa kurang pas menurut Anda silahkan abaikan saja.
1. Kenali lingkungan sekitar Anda
Saat Anda sedang traveling kemudian memutuskan untuk menginap di Hotel, sebaiknya Anda menyempatkan diri untuk mengenali lingkungan sekitar. Anda harus paham jalur evakuasi di dalam Hotel tempat Anda menginap. Anda wajib mengetahui, kemana harus berlari menyelamatkan diri jika terjadi bencana. banyak Traveler yang mengabaikan hal ini. padahal saat kita singgah di Hotel yang baru saja kita tempati, arah kiblat saat akan Shalat saja kita tidak mengerti. pemahaman Jalur Evakuasi memang terlihat sepele. tetapi percayalah, saat terjadi kondisi yang sangat darurat, Jalur Evakuasi akan menyelamatkan nyawa Anda.

2. Peta Jalur Evakuasi
Saya sudah sangat sering sekali menginap di Hotel. entah Saya yang kurang memperhatikan atau memang beberapa Hotel juga mengabaikan, saya tidak pernah melihat peta Jalur Evakuasi yang tertempel di dalam kamar. sampai suatu ketika saat Saya menginap di Hotel Amaris Jogja di Jalan Diponegoro dekat Tugu, Saya menemukan Peta Jalur Evakuasi yang tertempel di balik Pintu Kamar Hotel. luar biasa sekali dan Peta Jalur Evakuasi sangat penting dalam kondisi super darurat.

Foto Denah Lokasi Hotel Amaris Jogja dan Peta Jalur Evakuasi bisa Anda lihat pada Artikel berikut ini : Pengalaman Menginap Di Hotel Amaris Diponegoro Jogja Bersama Keluarga

3. Satu Tas Khusus Untuk Dokumen Dan Barang Bawaan Paling Penting
Saat melakukan Traveling dan menginap di Hotel tentunya kita akan membawa beberapa Tas. apalagi jika Traveling dalam waktu yang lama. Saya selalu membiasakan diri Saya untuk menyiapkan Tas Ransel khusus yang berisi barang bawaan paling penting dari sekian banyak barang bawaan saya. biasanya di Dalam Tas khusus tersebut berisi Laptop, Kamera, Dokumen Perjalanan, Identitas Diri, Dompet, Charger, PowerBank serta Ponsel. selalu Tas khusus tersebut saya letakkan di tempat paling dekat dengan diri Saya, bahkan saat sedang tidur sekalipun. Saya selalu megingatkan diri Saya jika terjadi Kondisi paling Darurat hanya Tas Khusus tersebut yang saya raih secepat mungkin kemudian bergegas untuk mengevakuasi diri.

4. Memilih Hotel Yang Hanya Satu Lantai
Tips ini bukan berarti untuk menyudutkan keberadaan Hotel Berbintang dengan Puluhan Lantai tingginya. tetapi Saya selalu berfikir bagaimana Kondisi Saya jika sedang tidur di Kamar Hotel di lantai tertinggi kemudian terjadi bencana Gempa Bumi. seperti yang saya jelaskan di awal artikel, pasti kondisinya akan sangat gila. Lift yang berjubel atau melalui ratusan anak tangga darurat untuk segera berlari keluar. tidak terbayangkan. atau jika Saya memilih Kamar Hotel di lantai paling bawah, kemudian terjadi Gempa Bumi hebat dan saya telat mengevakuasi diri, Saya harus menghadapi reruntuhan bangunan dari banyak lantai tepat di atas kepala Saya. sungguh kondisi yang mengerikan.

5. Tetap Tenang Dalam Segala Kondisi Bencana
Sehebat apapun pengetahuan kita dalam menghadapi bencana, meskipun kita sudah banyak sekali mengikuti pelatihan bagaimana cara menghadapi bencana alam, namun saat bencana benar-benar kita alami kemudian kita panik, percayalah bahwa semua pengetahuan dan pelatihan yang pernah kita ikuti tidak memiliki arti apapun. karena saat panik, pasti kita tidak mampu berfikir jernih. jadi dalam kondisi paling darurat sekalipun, kita harus bersikap tenang. Saya pernah memiliki pengalaman saat terjadi Gempa Bumi yang melanda Kota Manado. saat itu terjadi getaran yang cukup hebat dan di rasakan juga di salah satu Mall yang ada di pusat Kota Manado. semua orang lari berhamburan menyelamatkan diri, begitu pula para Karyawan Mall. kemudian ada satu korban tewas bukan karena tertimpa reuntuhan. melainkan karena dia panik, kemudian meloncat dari atas ketinggian anak tangga darurat.

Travel Blogger Indonesia


EmoticonEmoticon