6 November 2018

Ini Alasan Pesawat Terbang Tetap Menjadi Transportasi Traveling Paling Aman Sampai Saat Ini

Kabar kecelakaan pesawat lion air JT 610 yang baru-baru ini terjadi, mungkin membuat sebagian orang kemudian takut untuk bepergian menggunakan transportasi pesawat terbang. ketakutan ini cukup manusiawi meskipun jangan sampai berlebihan.

Bahkan beberapa teman traveling yang berbincang dengan saya menyatakan bahwa enggan naik pesawat dan lebih memilih kendaraan laut atau darat. saya fikir tidak seharusnya seperti itu. takut boleh namun jangan sampai berlebihan.
Setiap sarana transportasi pasti memiliki resiko. baik transportasi laut, darat dan udara tentunya memiliki potensi kecelakaan dan itu sudah menjadi hukum alam. karena memang tidak ada sesuatu hal apapun yang benar-benar aman serta tanpa resiko di muka bumi ini. semua bisa terjadi.

Musibah bisa datang kapan saja, kita tidak bisa menghilangkan resiko namun hanya mampu mencegah dan mengantisipasi. coba anda perhatikan, saat pesawat akan tinggal landas selalu Pramugari memberikan breefing berupa cara menggunakan masker oksigen saat terjadi kondisi darurat, cara menggunakan pelampung jika pesawat terjatuh di lautan serta menunjukkan jalur evakuasi dalam kondisi darurat. pesan yang mereka sampaikan adalah bahwa kondisi darurat bisa saja terjadi dalam penerbangan ini. meskipun kita harus senantiasa berdoa agar setiap perjalanan akan selalu menyenangkan serta selamat sampai tujuan.

Sekali lagi saya sampaikan, jangan pernah takut terbang dan jangan pernah ngeri mengendarai pesawat saat traveling. biasa saja dan selalu berdoa. para kru pesawat serta tekhnisi dan seluruh jajaran terkait mereka telah bekerja dengan sangat keras untuk memberikan tingkat keamanan serta pelayanan yang terbaik. kita harus menghargai jasa serta usaha mereka. karena jika ajal sudah tiba, di atas tempat tidurpun kita bisa kehilangan nyawa.

Fobia naik pesawat serta ketakutan yang luar biasa terkadang memang di alami oleh beberapa traveler yang kemudian mereka memutuskan untuk enggan naik pesawat dan lebih memilih menempuh jalur darat serta laut yang sesungguhnya secara data resiko kecelakaan lebih tinggi serta rentan. dalam artikel ini bukan berarti saya menyudutkan transportasi darat serta laut, namun hanya sebatas perbandingan saja dengan tujuan agar para traveler yang mengalami fobia naik pesawat menjadi lebih berani naik pesawat.

Data yang saya sajikan ini berdasarkan artikel yang sudah tayang di situs Detik Travel.

Baca : Naik Pesawat Tetap Jadi Cara Traveling Paling Aman 

United States Departement Of Transportation atau di singkat DOT adalah lembaga transportasi di amerika yang setiap tahunnya juga mengeluarkan data statistik tentang jumlah korban jiwa kecelakaan dari beberapa moda transportasi yaitu darat, laut dan udara. data kecelakaan ini sengaja di terbitkan untuk mengetahui serta mengukur tingkat keamanan dari setiap moda transportasi. dan ternyata, Pesawat masih menjadi moda transportasi paling aman di muka bumi ini.

Berikut data terbaru yang di kumpulkan serta di terbitkan oleh Buerau Of Transportation.

1. Transportasi Darat
Berdasarkan data, berkendara di jalan raya ternyata merupakan cara transportasi yang memiliki resiko cukup tinggi dan sangat rawan kecelakaan. secara logika memang benar, hal ini terkait dengan jalur darat atau jalan raya yang memiliki ukuran terbatas serta lalu lalang kendaraan dalam kecepatan yang berbeda, arah yang terkadang simpang siur bahkan beberapa pengendara di jalan raya terkadang belum terlalu menguasai jalur yang di lalui serta kepiawaian dalam berkendara. berdasarkan data yang tercata, kematian akibat kecelakaan mobil pribadi di jalan raya pada tahun 2015 sebanyak 35.092, untuk mobil penumpang sebanyak 12.628 sementara pada jenis pengendara sepeda motor tercatat 4.976 jiwa yang meninggal akibat kecelakaan di jalan raya. ini angka yang cukup mengkhawatirkan. sementara untuk jenis kendaraan umum kereta, angka kematian akibat kecelakaan terbilang cukup minim yaitu sebanyak 749 jiwa.

2. Transportasi Laut
Transportasi laut memiliki resiko yang cukup kecil. berdasarkan data yang tercatat, ada 692 korban jiwa pada kecelakaan transportasi laut sepanjang tahun 2015. namun justru kecelakaan tersebut terjadi di kawasan tempat rekreasi bukan pada pelayaran penumpang.

3. Transportasi Udara
Berdasarkan data yang tercatat oleh Departement Of Transportation atau di singkat DOT pada tahun 2015 hanya ada laporan kematian sebanyak 30 korban jiwa dari transportasi udara jenis pesawat. rasio keselamatan udara juga cukup kecil yaitu 1 berbanding 9.821
sehingga berdasarkan keterangan di atas, mengapa masih takut untuk terbang ?
kejadian kecelakaan pesawat memang cukup menarik perhatian sehingga terkadang memicu rasa takut secara massal dan berlebihan serta cenderung melekat di benak setiap orang. sementara kecelakaan di jalanan yang ternyata memakan korban jiwa cukup luar biasa terkadang tidak menjadi perhatian publik. padahal, jumlah korban jiwa di jalur darat sungguh luar biasa.

Sekali lagi saya tegaskan bahwa berita ini saya tulis ulang semata bukan ingin membandingkan jumlah korban jiwa. dan saya pribadi turut berduka cita yang sangat mendalam atas musibah kecelakaan pesawat lion air JT 610 dan semoga seluruh korban jiwa di terima semua amal kebaikannya serta keluarga yang di tinggalkan tetap tabah serta kuat menghadapi semua ini.

Travel Blogger Indonesia


EmoticonEmoticon