12 Oktober 2018

Inilah Tips Aman Berkendara Naik Taksi Online Terutama Saat Keadaan Darurat

Jujur saya katakan bahwa sejak hadirnya taksi online dan juga ojek online, saya sudah tidak pernah lagi menggunakan jasa taksi dan ojek offline atau ojek pangkalan.

Ada beberapa pertimbangan mengapa saya 100 persen meninggalkan layanan taksi offline serta ojek pangkalan dan kemudian beralih ke layanan taksi online serta ojek online. beberapa alasan mendasar adalah mengapa saya lebih memilih menggunakan layanan taksi online serta ojek online adalah sebagai berikut :
  1. Layanan taksi online serta ojek online seperti Go-jek dan Grab menawarkan cara pemesanan yang lebih canggih melalui aplikasi smartphone. berbeda dengan taksi oflline dan ojek pangkalan yang harus di pesan dengan kita datang ke pangkalan atau harus menyetop di jalanan.
  2. Layanan taksi online serta ojek online memberikan kemudahan dalam metode pembayaran, terutama pembayaran melalui aplikasi, sehingga saya tidak di repotkan lagi dengan uang kembalian
  3. Para driver taksi online serta ojek online biasanya lebih ramah dalam melayani penumpang. ini berdasarkan pengalaman saya selama ini.
  4. Layanan taksi online serta ojek online memiliki banyak sekali driver dengan banyak rute perjalanan serta beroperasi hampir 24 jam penuh.
  5. Layanan taksi online serta ojek online menawarkan sistem yang mudah di lacak jika terjadi keadaan darurat.
Namun meskipun layanan taksi online serta ojek online menawarkan banyak kelebihan serta kecanggihan, tetap kita harus selalu waspada saat menumpang taksi online serta ojek online. karena keadaan darurat bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. oleh karena itu, sebaik - baik tindakan, adalah tindakan pencegahan saat terjadi keadaan darurat. hal ini harus di perhatikan terutama oleh penumpang wanita. karena wanita biasanya lebih berpotensi menjadi korban keadaan darurat.

Berikut adalah Tips aman berkendara naik taksi online terutama saat keadaan darurat :

  1. Saya memiliki pengalaman di mana saat memesan taksi online, nomor kendaraan berbeda dengan nomor kendaraan yang tertera di aplikasi. saya memang belum pernah menemukan kasus di mana wajah si driver berbeda dengan foto di aplikasi. namun jika anda menemukan pengalaman yang sama dengan saya di mana saat memesan layanan taksi online kemudian nomor plat mobil berbeda dengan nomor plat kendaraan yang tertera di aplikasi, saya sarankan agar di batalkan saja. atau yang paling parah jika wajah driver berbeda dengan foto driver di aplikasi, lebih baik langsung di reject saja. ini menyangkut soal keamanan serta kenyamanan penumpang. 
  2. Saya sangat menghindari menumpang kendaraan terutama taksi online maupun ojek online saat larut malam, kecuali dalam keadaan terpaksa. kondisi larut malam sangat berpotensi terjadinya keadaan darurat, terutama penumpang wanita. jika harus bepergian saat larut malam, lebih baik mengajak teman lebih dari satu.
  3. Setiap saya bepergian dengan menumpang taksi online maupun ojek online, saya selalu melakukan screenshot profil driver di aplikasi dan mengirimkan kepada keluarga terdekat saya. sehingga jika terjadi keadaan darurat, setidaknya saya meninggalkan jejak terakhir kemana saya pergi.
  4. Setiap saya sedang berkendara dengan naik taksi online maupun ojek online, saya selalu memperhatikan rute yang di sajikan pada aplikasi. jika driver membawa saya keluar dari rute, maka saya akan menanyakan kepada driver alasan dari keluar rute yang di sarankan oleh aplikasi. ingat, tetap waspada.
  5. Saya selalu memilih menggunakan aplikasi Grab untuk memesan taksi online maupun ojek online. salah satu alasan saya adalah karena Grab sudah memiliki fitur tombol darurat di aplikasi mereka.
Fitur tombol darurat atau menu darurat pada aplikasi Grab adalah fitur yang jika anda tekan saat kondisi darurat, maka sistem grab akan menginformasikan keadaan darurat anda pada kontak ponsel lain dari keluarga terdekat anda yang sebelumnya sudah anda setting di aplikasi Grab.

Menu darurat pada aplikasi Grab akan mengirim SMS dengan rincian perjalanan anda ke kontak darurat, di mana kontak darurat bisa anda setting sampai 3 kontak darurat yang berbeda. misalnya nomor istri atau suami anda, nomor anak anda dan nomor orang tua anda. 

Kontak darurat anda akan menerima SMS pemberitahuan rute perjalanan jika :
  1. Anda menekan menu darurat pada aplikasi Grab
  2. Aktivitas anda tidak terdeteksi, misalnya perjalanan larut malam menuju ke daerah terpencil. untuk poin nomor 2 ini bisa bekerja jika anda mengatifkan fitur peringatan otomatis dalam aplikasi Grab anda
Saat artikel ini saya tulis, menu darurat baru saya temukan di aplikasi Grab saja. untuk aplikasi Go-jek sepertinya belum ada menu darurat.
Seperti saya katakan di awal artikel bahwa, keadaan darurat bisa terjadi kapan saja, di mana saja dan oleh siapa saja. maka dari itu, kita harus wasapada terutama saat berkendara naik taksi online maupun ojek online. 
Meskipun pada kendaraan umum lainnya anda juga harus tetap waspada. yang paling penting, kita saat meninggalkan rumah harus selalu berkomunikasi dengan keluarga terdekat. sehingga jika terjadi keadaan darurat pada diri anda, maka pertolongan pertama akan cepat anda dapatkan. atau setidaknya keberadaan diri anda akan selalu terdeteksi.

Travel Blogger Indonesia


EmoticonEmoticon