20 Juli 2018

Pengalaman Terbang Dari Bandara Husein Sastranegara Bandung Dan Suasana Bandara Yang Menyenangkan

Bandara husein sastranegara adalah bandar udara di kota bandung yang beralamat di Jalan Pajajaran Nomor. 156, kelurahan Husen Sastranegara, kecamatan Cicendo, kota Bandung. lokasi Bandara husein sastranegara bandung memang masih di dalam kota dan tidak jauh dari stasiun bandung. 
Bandara husein sastranegara merupakan bandara peninggalan penjajah belanda yang di masa lalu bernama Lapangan Terbang Andir, sesuai dengan nama lokasi di mana bandara itu berada. kemudian berubah nama menjadi Bandara husein sastranegara yang di ambil dari
nama seorang pilot militer AURI yang telah gugur pada saat latihan terbang di Yogyakarta tangal 26 September 1946.

Pada awalnya, Bandara husein sastranegara bandung tidak melayani penerbangan komersial dan hanya sebagai bandara militer saja. dan baru beberapa tahun belakangan ini, Bandara husein sastranegara kota bandung mulai di buka untuk umum serta melayani penerbangan sipil baik rute dalam negeri maupun rute luar negeri.

Kondisi Bandara husein sastranegara kota bandung menurut saya tidak terlalu besar. namun sejak di buka untuk penerbangan umum, memang lalu lintas udara sangat sibuk. bahkan saya pernah mengalami antri untuk mendarat selama satu jam, karena banyaknya pesawat yang akan mendarat di jam yang sama. sehingga pesawat yang saya tumpangi hanya berputar-putar di atas langit bandara husein sastranegara kota bandung.

Beberapa kali saya melakukan penerbangan dan pendaratan di bandara husein sastranegara yang saya bilang meskipun tidak terlalu besar, namun suasana bandara husein sastranegara kota bandung cukup bersih dan nyaman.
Ruang tunggu bandara husein sastranegara kota bandung, meskipun tidak terlalu besar namun di lengkapi dengan kursi malas yang nyaman. bahkan di beberapa sudut ruang tunggu saya temukan kursi pijat elektrik. fasilitas pendukung seperti tempat charge handphone, majalah serta free wifi berjalan dengan baik. susana juga tenang dan nyaman.
Bagi para penumpang yang membawa anak balita, dan harus menunggu penerbangan agak lama, jangan khawatir. karena di bandara husein sastranegara kota bandung saya melihat area permainan anak yang akan membuat anak anda tidak rewel dan bosan karena menunggu penerbangan ataupun saat terkena delay.
Bagi para penumpang muslim, ini adalah yang paling utama yaitu di bandara husein sastranegara kota bandung melelngkapi fasilitasnya dengan Musholla yang bersih dan nyaman.
Sejak jaman kolonial belanda, kota bandung memang di juluki Paris van Java atau dalam arti lebih luas artinya “Paris dari Jawa” julukan ini diberikan sekitar tahun 1920 – 1925. Menurut sejarah, sejak dahulu kala bahwa kota bandung terkenal dengan keindahan alam dan kesejukan udaranya. suasana ini sangat di sukai sekali oleh para kaum bangsawan kolonial Belanda, dan dikarenakan kesamaan geografis yang cukup sama antara Bandung dengan daerah Perancis selatan.
oleh karena itu, pada masa kolonial belanda, melakukan pembangunan kota Bandung secara giat-giatnya hingga menjadi sebuah pemukiman yang indah dan lengkap dengan sarana-sarana untuk memenuhi kebutuhan warganya.

warga eropa kala itu yang menetap di kota bandung semasa kolonial belanda, membawa gaya hidup mereka dari luar sana termasuk menu makanan maupun cara berpakaiannya sehari-hari. sehingga kota bandung menjadi pusat mode seperti layaknya kota paris. hal itu terbawa sampai sekarang. dan juga di implementasikan pada gaya bandara husein sastranegara yang menurut saya sangat fashionable. bisa di lihat pada setiap dinding di bandara husein sastranegara terlukis berbagai macam lukisan tokoh superhero lokal maupun superhero dari luar negeri.


Untuk fasilitas penunjang lainnya seperti tempat makan, bandara husein sastranegara kota bandung juga menyediakan food area dengan berbagai menu makanan serta tempat ngopi yang bisa di pilih. dan saya perhatikan mereka buka sejak pukul 05.00 subuh. sehingga bagi yang tidak sempat sarapan, bisa melakukan sarapan di bandara husein sastranegara. 
Penyandang disabilitas atau di sebut juga difabel, dan dalam bahasa inggris di sebut disability atau keterbatasan diri adalah mereka orang-orang yang memiliki keterbatasan baik secara fisik, kognitif, mental, sensorik, emosional dan perkembangan diri. di bandara husein sastranegara kota bandung juga melengkapi fasilitas khusus untuk para penyadang disabilitas. ini merupakan point yang sangat positif karena pihak penyelenggara bandara husein sastranegara kota bandung juga memikirkan kebutuhan para penumpang yang memiliki keterbatasan atau penyandang disabilitas.

Secara keseluruhan, kondisi bandara husein sastranegara kota bandung menurut saya sangat menyenangkan dengan berbagai fasilitas pengunjung. sayangnya, sampai saat artikel ini saya terbitkan, layanan taksi online serta ojek online masih belum bisa melakukan penjemputan secara resmi di dalam bandara husein sastranegara. ini sangat merepotkan saya yang sudah terbiasa menggunakan layanan taksi dan ojek online. sehingga saat mendarat, saya harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 2 KM untuk mencapai titik penjemputan yang di sarankan oleh para driver ojek online serta taksi online. karena mereka menyebut bandara huesin sastranegara kota bandung sebagai zona merah. sedangkan untuk pengantaran ke bandara husein sastranegara masih bisa di lakukan oleh taksi online dan ojek online, namun saat turun harus cepat serta jika di tanya oleh siapapun di bandara, saya harus bilang bahwa di antar oleh teman atau saudara. dan untuk lebih mempercepat waktu serta mempertimbangkan keselamatan driver, saya selalu membayar dengan metode dompet online seperti Gopay dari Gojek dan OVO dari Grab. sehingga saat turun dari taksi maupun ojek online di bandara husein sastranegara kota bandung, driver online bisa segera pergi dengan cepat.

Travel Blogger Indonesia


EmoticonEmoticon