19 April 2017

Kompensasi Delay Penerbangan Yang Harus Kamu Dapatkan Saat Di Bandara

Traveling kali ini saya terjebak delay di Bandara Betoambari Kota Baubau Pulau Buton. pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1307 yang seharusnya di jadwalkan terbang pada pukul 11.05 WITA menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar ternyata mengalami Delay dan di rencanakan berangkat pada pukul 17.30 WITA atau telat hampir 6 jam dari schedulle awal, dengan alasan pesawat rusak.

BACA : Dua Masalah Utama Kenapa Lion Air Sering Delay 

Delay adalah kondisi keterlambatan yang paling menyebalkan. apalagi jika penerbangan kita untuk satu urusan yang mengharuskan kita datang tepat waktu. urusan ketemu klien atau juga rapat penting. tentunya delay akan sangat menghambat. namun delay masih bisa kita sikapi dengan santai jika penerbangan kita memang untuk kondisi traveling santai dan gak buru - buru. misalnya saya yang banyak melakukan penerbangan untuk liburan :)

Bahkan saya kadang suka ngarep delay biar dapet kompensasi ( utamanya penggantian berupa uang hehehe ) lumayan bisa buat nambahin tidur di hotel. misalnya kalau saya kena delay selama lebih dari 4 jam maka saya bisa mendapatkan kompensasi delay penerbangan dengan uang tunai senilai 300 ribu. uang segitu bisa buat tidur di hotel kelas melati selama 2 hari.
tapi kadang suka aneh juga ya, karena Delay membuat kondisi bandara tidak ubahnya seperti terminal bus kota dengan banyaknya penumpang yang terbengkalai penerbangannya sehingga ruang tunggu bandara kadang terlihat penuh, bau keringat, pengap dan kondisi penumpang yang tertidur di kursi - kursi dengan posisi seadanya. terlihat carut - marut dan kesan ekslusif bandara yang dulu saya anggap sebagai tempat orang kelas menengah ke atas menjadi sirna.
Pada postingan kali ini saya akan berbagi informasi tentang Kompensasi Delay Penerbangan Yang Harus Kamu Dapatkan Saat Di Bandara.

Yang harus di garis bawahi bahwa Kompensasi Delay Penerbangan Yang Harus Kamu Dapatkan Saat Di Bandara berlaku untuk keterlambatan yang disebabkan oleh faktor manajemen maskapai seperti keterlambatan kru pesawat (pilot, copilot, dan awak kabin), keterlambatan jasa boga (catering), keterlambatan penanganan di darat, menunggu penumpang, atau ketidaksiapan pesawat.
 Sementara keterlambatan yang disebabkan oleh faktor teknis operasional, baik di bandara asal maupun tujuan (penutupan bandara, terjadi antrean lepas landas atau kepadatan lalu lintas penerbangan, dan sebagainya), faktor cuaca (hujan lebat, badai, asap, dan sebagainya), serta faktor-faktor lain di luar faktor manajemen maskapai, tidak menjadi bagian dari tanggung jawab maskapai.

Berikut informasi  Kompensasi Delay Penerbangan Yang Harus Kamu Dapatkan Saat Di Bandara :
1. Kategori 1, keterlambatan 30-60 menit, kompensasi berupa minuman ringan.
2. Kategori 2, keterlambatan 61-120 menit, kompensasi berupa makanan dan minuman ringan (snack box).
3. Kategori 3, keterlambatan 121-180 menit, kompensasi berupa minuman dan makanan berat.
4. Kategori 4, keterlambatan 181-240 menit, kompensasi berupa makanan dan minuman ringan serta makanan berat.
5. Kategori 5, keterlambatan lebih dari 240 menit, kompensasi berupa ganti rugi sebesar Rp 300.000.
6. Kategori 6, yaitu pembatalan penerbangan maka maskapai wajib mengalihkan ke penerbangan berikutnya atau mengembalikan seluruh biaya tiket (refund).
7. Keterlambatan pada kategori 2 sampai dengan 5, penumpang dapat dialihkan ke penerbangan berikutnya atau mengembalikan seluruh biaya tiket (refund). dan
8. Khusus pada kompensasi keterlambatan kategori 5 di mana calon penumpang mendapat ganti rugi sebesar Rp 300.000. Pemberian ganti rugi dapat berupa uang tunai atau voucher yang dapat diuangkan atau melalui transfer rekening, selambat-lambatnya 3 x 24 jam sejak keterlambatan dan pembatalan penerbangan terjadi.

Demikian informasi seputar Kompensasi Delay. sehingga saat kamu mengalaminya saat sedang di bandara, kamu gak perlu teriak - teriak atau komplain berat. tinggal ikuti saja aturan yang berlaku. tapi jika peraturan berlaku tidak di jalankan oleh maskapai, silahkan hubungi pihak terkait.



Travel Blogger Indonesia


EmoticonEmoticon