24 Desember 2018

Inilah 5 Tanda Tsunami Yang Harus Di Waspadai Saat Traveling Di Pantai

Kalau di suruh memilih traveling ke gunung atau ke pantai, saya lebih suka pergi ke pantai. sejak dari dulu saya memang seneng banget liburan ke pantai. sekedar nongkrong di tepi pantai maupun mandi di laut lepas rasanya lebih menyenangkan.
Namun fenomena alam terkadang kondisi cuaca dan suasana di tepi pantai bisa saja tidak bersahabat. angin kencang dan gelombang tinggi merupakan ancaman bagi para traveling yang suka pergi ke pantai.

Seperti saat postingan ini saya tulis, indonesia sedang berduka atas musibah bencana tsunami selat sunda yang menimbulkan korban cukup banyak. semoga arwah para korban tenang di sisi-Nya dan keluarga yang di tinggal senantiasa di kuatkan.

Baca : Tsunami Selat Sunda Kenali Tanda Alam Dan Cara Menyelematkan Diri Bila Terjadi Bencana

Seperti di ketahui bersama bahwa telah terjadi tsunami setinggi 1.9 meter yang menerjang pesisir pantai banten serta beberapa lokasi di kalianda lampung selatan pada sabtu 22 desember 2018.

Pada artikel kali ini, saya akan berbagi informasi 5 Tanda Tsunami Yang Harus Di Waspadai Saat Traveling Di Pantai :

1. Adanya Gempa Besar Di Sekitar Pantai
Jika anda sedang berada di sekitar pantai kemudian merasakan adanya gempa dengan getaran cukup besar dan berlangsung lama lebih dari 1 menit, sebaiknya anda segera pergi untuk menghindar dan meyelamatkan diri. bisa saja gempa tersebut berada di bawah laut dan berpotensi menimbulkan tsunami yang tentunya mengancam keselamatan anda.

2. Kondisi Air Laut Surut Pada Waktu Tidak Lazim
Pantai akan mengalami fenomena pasang surut dan waktu pasang surut juga ada di waktu-waktu yang lazim terjadi. namun jika anda melihat kondisi air laut menjadi surut pada waktu yang tidak lazim, sebaiknya anda segera menyelamtkan diri. jika gempa di bawah laut menimbulkan anjloknya air laut maka akan terjadi kondisi air laut menjadi surut untuk kemudian akan menimbulkan gelombang besar menuju daratan akibat energi balasan. meskipun kapan waktu tsunami akan menerjang daratan juga tergantung dari seberapa jauh titik gempa di laut serta patahan lempeng tektonik.

3. Suara Gemuruh Dari Laut
Jika sudah terjadi gempa yang getarannya terasa sampai ke bibir pantai, anda kemudian melihat air laut menjadi surut kemudian muncul suara gemuruh dari laut ini merupakan serangkaian tanda alam terjadinya tsunami. lebih baik anda segera bergegas untuk menyelamatkan diri.

4. Jangan Mengambil Foto Dan Video Tsunami
Fenomena saat ini, ketika terjadi bencana maupun kecelakaan biasanya orang-orang akan berubah menjadi jurnalis dadakan. sibuk mengambil foto dan video agar di sebut paling update. saran saya jika anda sedang berada di pantai dan memang sudah menemukan tanda alam akan terjadi tsunami, fokuslah dengan berupaya menyelamatkan diri. foto dan video bencana itu tidak penting, yang paling penting adalah nyawa anda sendiri.

5. Bersikap Waspada Dan Siaga
Bencana alam seperti tsunami dan tragedi lainnya memang tidak dapat di prediksi kapan akan datang dan di mana kejadiannya. semua orang di muka bumi ini sangat berpotensi menjadi korban bencana alam termasuk tsunami. yang harus kita lakukan adalah bersikap waspada dan siaga. tambah pengetahuan anda tentang cara-cara terbaik saat menjadi korban bencana, tahapan evakuasi serta jika ada pelatihan-pelatihan tentang simulasi tanggap bencana, ada baiknya anda ikut serta untuk memperkaya wawasan dan keselamatan. ikuti juga perkembangan cuaca serta fenomena alam di media onlime milik BMKG seperti situs, aplikasi maupun dengan memfollow akun milik BMKG. jangan pernah percaya dengan informasi HOAX terkait bencana. yang paling penting adalah senantiasa berdoa kepada Allah untuk memohon perlindungan serta keselamatan.

Jangan takut untuk traveling ke pantai. yang penting, saat sedang berlibur ke pantai meskipun dalam kondisi santai harus tetap siaga dan waspada serta peka terhadap tanda alam. 

Travel Blogger Indonesia


EmoticonEmoticon